Kasih Sayang Maret 23, 2010
Posted by Muliadi in 1.trackback
Kata yang begitu familiar buat kita semua. Kata yang begitu selalu dibutuhkan semua orang. Kata yang selalu mengawali aktivitas kita sehari-hari. Kata yang merubah kehidupan kita. Kata yang menemani kita dalam mencari sebuah jawaban.
Kasih sayang sangat familiar karena dia begitu menawan saat kita merasakannya. Dimanapun tempatnya, kata-kata tersebut selalu membuat kita terkesima. Kata yang selalu dibutuhkan karena setiap insan karena setiap insan membutuhkan yang namanya kasih sayang. Coba anda rasakan ketika anda kangen akan pelukan ibunda ataupun kangen akan kata-kata yang di tunggu-tunggu seorang teman yang selalu terdengar ditelinga kita saat kita bersama. Kata yang selalu membuat hati kita selalu menantikannya.
Kasih sayang yang selalu mengawali aktivitas kita sehari-hari karena kita tak dapat hidup secara individu, melinkan kita itu hidup bersosial. Bayangkan saja kalo anda sekalian tak mau bersosial sedikitpun, maka dapat dipastikan kehidupan anda seperti tak bermakna. Karena dengan bersosial kasih sayang antar saudara-saudara kita, maupun teman-teman kita akan merubah kehidupan kita menjadi lebih bermakna.
Kata yang menemani kita dalam mencari sebuah jawaban karena segala sesuatu di kehidupan kita ini itu mencari sebuah kepastian. Kita lihat saja ketika ada seorang teman kita yang sedang sendang berbahagia lalu kita mencoba mencari tahu apa yang menyebabkan dia bahagia. Itu semua karena kasih sayang dan tanpa kasih sayang otomatis kita tak akan mencari jawaban yang membuat dia bahagia.
Kata yang selalu menginspirasiku iyalah “Kasih Sayang”, yang selalu membuatku tertawa, menangis, memikirkan, merenungkan, ataupun menantikan. Kata yang membuatku dapat terus melanjutkan hidupku sampai sejauh ini.
Akan tetapi ketika kasih sayang itu salah kita terapkan pada sahabat atau seseorang. Kita dapat membuatnya marah, menangisinya, memutuskan persahabatan yang telah dijalin bersama sampai menyesalinya karena telah membuatnya bersedih.
Aku sampai saat ini telah banyak mendapat penghargaan, mulai dari disayangi, dibenci, dijauhi, di olok-olok teman, sampai seorang teman tak mau berteman lagi walaupun sekelas dan di bangku perkuliahan, itu pun juga pernah. Sebetulnya aku meyakini semua temanku pada dasarnya itu baik, akan tetapi hanya aku saja yang telah membuatnya jauh dari lingkaran persahabatan yang telah aku buat selama berhari-hari, berbulan-bulan sampai bertahun-tahun. Sungguh aku akan selalu menunggu temanku untuk kembali mau berteman denganku lagi. Karena aku yakin mereka juga menyayangi aku dan aku juga menyayangi mereka.
Ma’afkan aku wahai sobat, aku telah menyakitimu sehingga aku engkau benci. Aku tahu sobat engkau sebenarnya menyayangiku, merindukanku. Aku juga sangat menyayangimu, aku juga sangat merindukanmu. Wahai sobat maukah engkau berteman kembali kepadaku? Demi Allah Azza Wa Jalla aku sangat menantimu kembali bersama-sama kita untuk tertawa, bersama-sama kita menegakkan islam, bersama-sama kita membuat perubahan.
Wahai sobatku sungguh aku tulis setiap kalimat ini dengan hatiku, jika engkau mempercayainya, sungguh tulisan ini untuk memberimu uluran tanganku agar dapat barsahat lagi denganmu. Karena aku membutuhkan kasih sayangmu, karena aku merindukan cara tertawamu, karena aku merindukan kebersamaan bersamamu.
“ Ya Allah ya tuhan yang maha pengasih lagi penyayang, hamba memohon kepadamu agar teman-teman yang aku rindukan dulu kembali bersamaku.”
“Ya Allah yang maha melihat lagi mendengar, aku memohon padamu dengarkanlah do’aku dan aku memohon pada-MU, berilah mereka nikmatnya iman yang mana berarti itu adalah kebahagiaan yang fitrah.”
“Ya Allah ya Tuhanku engkau maha kuasa atas segala penciptaan-MU, hamba berdo’a untuk teman-temanku agar engkau senantiasa memberinya cahaya yang selalu menerangi hati mereka ketika mereka dalam kegelapan yang dalamnya tak ada sedikitpun cahaya.“
“Ya Allah yang maha pema’af ampunilah dosa-dosaku & teman-temanku sengaja maupun tidak sengaja yang kita lakukan.”
Amiin




Kasih sayang memang begitu sangat berharga bagi kita.
Muliadi:
makasih mas udah mau mampir
;)
aku tetap akan berteman dengan kamu, ari muladi… : )
pintu rumahku selalu terbuka untukmu.
iya makasih ka dit…